Roasting Kopi, Roast Profile, Roast Level
Bagi penikmat kopi, sekadar menikmati kopi yang nikmat tidak lagi cukup – naik levelnya adalah dengan mencari tahu seputar jenis roasting kopi karena bisa lebih explore kopi lebih dalam lagi. Secara umum, roasting kopi itu proses memanggang atau menyangrai biji kopi mentah oleh roaster (penyangrai), menggunakan mesin sangrai kopi manual ataupun otomatis pada suhu roasting sekitar 180 – 250 °C yang dinaikkan secara bertahap dan dipanaskan 8 hingga 15 menit sesuai level roasting yang diinginkan.
Di tahap awal fase roasting di suhu antara 150-200°C, turunan senyawa gula dan asam amino yang terkandung pada kopi mulai bereaksi membentuk senyawa aroma dan karakter rasa. Lebih jelasnya lagi, Reaksi Maillard juga lebih dikenal dengan reaksi karamelisasi yang mengubah warna biji kopi mentah yang semula hijau menjadi kecoklatan.
Dalam konteks jenis roasting kopi terdapat dua istilah yang kerap dibicarakan yaitu, roast level dan roast profile. Profil roasting itu ada pada fase roasting kopi yang dimulai dari drying (pengeringan), yellowing (penguningan), first crack (pecahan pertama), roast development, second crack (pecahan kedua) dan pengulangan tahap selanjutnya–slow roast, fast roast, dan complex roast. Data tersebut dimiliki oleh roaster atau coffee roastery.
Sedangkan roast level yaitu, light roast, medium roast, medium to dark roast, dark roast. Itu yang biasa kita ketahui sebagai penikmat kopi. Sebenarnya saat ini istilah itu sudah ada data berdasarkan angka dengan menggunakan alat khusus yaitu, agtron level.
Jadi roast profile adalah proses saat roasting yang dilakukan oleh roaster dan roast level adalah hasil roasting yang dilakukan oleh roaster.
Baca Juga: Mengenal Mesin Roasting Kopi
Light Roast

Di empocoffee, kami tidak menyangrai dengan tingkat level sangrai atau roasting yang light. Namun benar memang karakter level sangrai light itu lembut, rata-rata proses roasting berada di suhu roasting 180, 203, atau 205° Celcius, memiliki kandungan kafein yang lebih tinggi.
Bagi yang menyukai kopi dengan tekstur yang seperti teh light roast jadi pilihan yang tepat. Tapi tantangannya bagi roaster ketika menyangrai level roasting light adalah bisa berpotensi matang di luar dan belum matang di dalam. Jadi rasanya terasa mentah. Tapi jika bisa diselesaikan, maka rasa yang akan terekspos adalah bright acidity yang menyenangkan.
Baca Juga: Roasting Kopi Manual Pakai Wajan? Ini Tips & Trik Agar Hasilnya Nikmat
Light to Medium Roast
Di empocoffee, jenis roasting kopi kami yang paling rendah adalah level roasting light to medium roast. Karena bagi kami potensi tantangan yang ada di level light roast itu cukup sulit dihindari, oleh karena itu yang kami lakukan adalah menaikan sedikit level roasting menjadi light to medium roast.
Biasanya suhu roasting di sekitar 206-208° Celcius. Tapi hal itu kembali lagi dari kopinya masing-masing: kadar air, densitas, dan proses pasca panennya. Karakter rasanya masih bright tapi tidak terlalu encer (light) dan masih menyenangkan rasa asamnya.
Baca Juga: Alat Roasting Kopi: Panduan Lengkap & Jenis-Jenisnya
Medium Roast

Medium roast proses sangrai di atas light roast, biasanya yang empocoffee lakukan yaitu suhu penyangraian biji kopi sekitar 210° Celcius, indikasinya beberapa menit setelah first crack dengan estimasi waktu biasanya 8-10 menit. Karakter warna biji kopi kecoklatan selama prosesnya, level medium roast paling umum untuk seduh kopi manual brew. Teksturnya masih mirip teh Hampir sama seperti light roast dan light to medium roast, dan masih tidak ada minyak kopi yang kentara di bijinya.
Namun jika kamu mencoba dua kopi seduhan manual brew yang masing-masing disangrai dengan light, light to medium dan medium, maka kamu akan merasakan perbedaannya. Level sangrai medium ini cenderung punya rasa yang lebih seimbang antara rasa asam, rasa manis, dan rasa pahit. Itu jadi alasan mengapa beberapa roastery atau coffee shop menggunakan level roasting medium untuk minuman espresso-based. Karena rasa kopinya lebih bisa dieksplorasi.
Baca Juga: Memahami Proses Pengolahan Kopi Washed
Medium to Dark Roast
Medium to dark roast, jenis roasting kopi level sangrai ini umumnya untuk minuman espresso-based. Tujuannya karena ingin mendapatkan rasa manis dan body yang lebih intens dari level roasting yang selainnya. Biasanya suhu roasting sekitar 220-225° Celcius dan sudah ada sedikit minyak kopi yang terlihat. Ini cocok untuk penikmat kopi espresso-based klasik. Karena karakter kopi yang dihasilkan seperti coklat, kacang, atau gula aren. Di empocoffee level roast ini dipakai untuk kopi-kopi dengan jenis espresso blend.
Baca Juga: Proses Pengolahan Kopi Natural: Proses Alami Kopi
Dark Roast

Dark roast, level sangrai paling gelap di antara yang lain. Di empocoffee tergolong jarang menggunakan level roasting ini, karena tidak banyak permintaan dari konsumen. Sebab, jika empo people ingin mendapatkan kopi yang kebutuhannya adalah untuk minuman kopi kekinian menggunakan level roasting medium to dark juga masih cukup. Rasa kopi yang dicampur dengan gula, susu dan krimer tidak mengalahkan rasa pada kopinya.
Karena umumnya level roasting Dark Roast di atas suhu 225-240° Celcius dan minyak kopi sudah keluar dominan dan terlihat mengkilap. Kopi-kopi dark roast (dan level di atasnya semacam Italian, Vienna atau French roast), yang memang sudah umumnya akan ditambahkan lagi dengan campuran susu, gula dan sebagainya menjadi entah cappuccino, latte, flat white dan sebagainya. Secara tampilan kopinya warnanya cenderung merata.
Namun di Jepang, banyak juga yang menggunakan level roast ini untuk penyeduhan manual dan teknik menyeduh yang khusus. Karena jika tidak tentu rasa pahitnya akan sangat mengganggu.
Baca Juga: Proses Pengolahan Kopi Honey: Tekstur & Manisnya Unik
Beli Biji Kopi Hanya di Empo Coffee Roastery
-
Sale Product on sale
Malino Full WashedRp149,999Original price was: Rp149,999.Rp115,499Current price is: Rp115,499. -
Sale Product on sale
Kopi Robusta Flores BajawaRp40,000 – Rp220,000Price range: Rp40,000 through Rp220,000 -
Sale Product on sale
Kopi Robusta TemanggungRp40,000 – Rp220,000Price range: Rp40,000 through Rp220,000 -
Sale Product on sale
Kopi Robusta LampungRp40,000 – Rp220,000Price range: Rp40,000 through Rp220,000 -
Sale Product on sale
Kopi Robusta SidikalangRp40,000 – Rp220,000Price range: Rp40,000 through Rp220,000 -
Sale Product on sale
Kopi Robusta Aceh GayoRp40,000 – Rp220,000Price range: Rp40,000 through Rp220,000 -
Sale Product on sale
Kopi Arabika Toraja SapanRp60,000 – Rp350,000Price range: Rp60,000 through Rp350,000 -
Sale Product on sale
Kopi Arabika Flores BajawaRp60,000 – Rp345,000Price range: Rp60,000 through Rp345,000 -
Sale Product on sale
Kopi Arabika Bali KintamaniRp60,000 – Rp345,000Price range: Rp60,000 through Rp345,000
Sebenarnya apapun level roast-nya selama kita bisa menikmati kopinya maka tidak jadi masalah. Intinya dari kita memahami level roast pada kopi, kita jadi bisa memilih kopi mana yang jadi preferensi kita untuk dinikmati. Karena tiap orang bisa memiliki preferensi rasa yang berbeda-beda.
Jadi yang terpenting adalah kita selalu menghargai apapun preferensi setiap orang, karena yang terpenting adalah semua bisa menikmati kopinya masing-masing. Baca artikel seputar kopi lainnya hanya di situs Empocoffee.














