Thumbnail empocoffee

Kopi Arabika, Jawaban Menikmati Kopi

Di zaman sekarang, kalau ingin mencari kopi sudah mudah karena kedai kopi atau warung kopi sudah menjamur di mana-mana. Selain itu, kopi arabika sekarang sudah semakin beragam bukan hanya kopi robusta.

Sekarang Kopi ini sudah tersedia di berbagai tempat. Mungkin dulu, kopi sering disandingkan dengan gula karena rasanya yang cenderung pahit dan warna hitam pekat.

Namun sekarang berbeda, karena keistimewaan kopi sudah semakin terlihat dan diketahui oleh orang-orang di Indonesia maupun di luar Indonesia. Apalagi, popularitas biji kopi Indonesia telah sampai ke seluruh penjuru dunia.

Hal ini tidak mengherankan jika Indonesia menjadi salah satu produsen kopi terbesar ketiga di dunia setelah Vietnam. Oleh karena itu jika kita ingin menikmati kopi, pilihan kopi-kopi nusantara sudah semakin banyak.

Keistimewaan kopi asli Indonesia mulai dari varietas, kualitas dan rasa yang bervariasi. Dan hal itu sudah diakui di dunia. Salah satu kopi Indonesia yang istimewa dari jenis kopi ini.

Baca Juga: Drip Bag Coffee: Ketahui Sejarah dan Cara Memilihnya!

Asal Usul dan Sejarah Kopi Arabika

Seperti yang sudah diketahui secara umum bahwa asal-usul geografis kopi Arabika berakar kuat di dataran tinggi Etiopia, Afrika Timur. Tepatnya, wilayah pegunungan di barat daya Etiopia, seperti Kaffa dan sekitarnya, diyakini sebagai tempat pertama kali kopi ini ditemukan.

Di habitat aslinya, kopi ini tumbuh liar di bawah naungan hutan hujan tropis yang sejuk dan lembap. Sekarang, kopi bukan lagi hanya dikenal sebagai minuman pahit yang hitam pekat atau rasa pahitnya.

Nyatanya ada keistimewaan dari aroma dan rasa kopi pada kopi ini, yakni kadar keasaman atau kafein yang terkandung. Dan selain itu juga keseimbangan antara aroma dan rasa pada kopi arabika yang unik.

Baca Juga: Perbedaan Kopi Arabika dan Kopi Robusta Untuk Pemula

Ciri-Ciri Kopi Arabika

Ciri-Ciri Kopi Arabika

1. Ciri Fisik Biji Kopi Arabika

Bagi yang pernah memperhatikan dengan seksama, pasti menyadari bahwa Biji kopi Arabika memiliki karakteristik fisik khas. Dari segi bentuknya oval dan pipih, dengan alur tengah yang melengkung seperti huruf “S” yang jelas terlihat.

Sementara ukurannya cenderung lebih besar dibandingkan biji Robusta. Permukaannya halus dan teksturnya padat.

Kombinasi bentuk, ukuran, dan aroma inilah yang menjadikan biji kopi Arabika begitu istimewa dan dicari oleh para pecinta kopi di seluruh dunia.

2. Profil Rasa dan Aroma Kopi Arabika

Karakteristik Rasa dan Aroma Kopi Arabika Gayo

Aroma dan rasa yang khas pada kopi arabika di antaranya seperti, aroma seperti bunga atau teh melati, chamomile, black tea, atau earl grey tea. Ada juga aroma seperti buah-buahan yang manis seperti jeruk, mangga, leci, atau pisang.

Selain aroma bunga, teh, dan buah-buahan juga ada aroma seperti rempah-rempahan. Di antaranya seperti cengkeh, kayu manis, coklat, gula tebu atau karamel, vanila, dan masih banyak lagi. 

Karena aroma dan rasa yang unik dan bervariasi, semakin banyak peminum kopi baru yang menikmati keunikan kopi yang istimewa. Dan orang-orang tersebut semakin menyadari dan memahami bahwa pada secangkir kopi yang kita minum setiap pagi, setiap hari ternyata bukan lagi hanya rasa pahit yang kita dapatkan, melainkan ada rasa asam dan manis dari buah-buahan, serta aroma seperti teh.

Bahkan sudah banyak orang-orang yang minum kopi hanya untuk menikmati aroma dan rasa tersebut, dan mereka juga sudah banyak yang menikmatinya tanpa mencampurkan dengan gula. Karena gula akan menghilangkan rasa asli pada kopi ini tersebut.

3. Kadar Kafein Kopi Arabika

Kafein atau kadar keasaman pada kopi arabika yang cukup rendah, sehingga memberikan kesan yang aman dan ramah ketika diminum dan dinikmati. Terutama untuk orang-orang yang memiliki masalah sensitif di lambung atau memiliki maag.

Kopi bisa menjadi solusi untuk orang-orang yang memiliki maag, namun masih ingin menikmati kopi. Dari sisi keistimewaan yang lain, yaitu aroma dan rasa pada kopi yang cenderung lebih wangi, kompleks dan lembut dibandingkan dengan kopi robusta atau jenis kopi yang lain.

Aroma dan rasa kopi tersebut juga memiliki banyak variasi, bahkan dipengaruhi dari daerah pertumbuhan dan metode dalam pengolahan pascapanennya. 

Baca Juga: Kopi Arabika dan Robusta: Mana yang lebih baik dan berkualitas? 

Rekomendasi Kopi Arabika Terbaik di Indonesia

Indonesia menghasilkan beragam kopi Arabika yang unik dan digemari. Beberapa yang paling populer antara lain:

  • Arabika Gayo (Aceh): Dikenal dengan aroma rempah dan earthy yang kuat, serta rasa yang bold dengan tingkat keasaman yang rendah.
  • Arabika Toraja (Sulawesi Selatan): Memiliki cita rasa yang kompleks dengan sentuhan nutty dan floral, serta keasaman yang seimbang.
  • Arabika Kintamani (Bali): Unik dengan aroma citrus yang segar dan rasa yang lembut, dipengaruhi oleh metode penanaman tumpang sari dengan tanaman jeruk.
  • Arabika Flores Bajawa (NTT): Menawarkan rasa yang manis dengan sentuhan cokelat dan karamel, serta aroma floral yang lembut.

Baca Juga: Pecinta Kopi Wajib Tahu! Inilah Jenis Kopi Terbaik di Indonesia

Proses Pengolahan Kopi Arabika

Proses pengolahan kopi Arabika adalah seni yang memengaruhi cita rasa akhir di cangkir. Berbeda dengan Robusta yang sering diolah kering, Arabika umumnya melalui proses basah (washed) atau semi-basah (honey/pulped natural).

1. Proses Basah (Washed)

Buah kopi dipisahkan kulitnya, difermentasi untuk menghilangkan lapisan lendir, lalu dicuci bersih dan dikeringkan. Proses ini menghasilkan kopi dengan keasaman tinggi, bersih, dan rasa yang kompleks.

2. Proses Semi-Basah (Honey/Pulped Natural)

Sebagian lendir dibiarkan menempel pada biji saat dikeringkan. Tingkat manis dan kompleksitas rasa bervariasi tergantung jumlah lendir yang tersisa.

Ada pula proses kering (natural), di mana buah kopi langsung dijemur hingga kering. Proses ini menghasilkan kopi dengan rasa manis yang intens dan aroma buah yang kuat.

Setiap metode memberikan nuansa rasa yang berbeda, menambah kekayaan dunia kopi Arabika.

Manfaat Kopi Arabika Bagi Kesehatan

Selain dari sisi aroma dan rasa, kopi arabika juga punya manfaat kesehatan jika diminum dengan kadar yang tepat dan tidak berlebihan. Minum dan menikmati kopi ini bermanfaat untuk kesehatan karena mengandung banyak antioksidan yang baik untuk kesehatan tubuh.

Selain itu, juga dapat membantu mengurangi risiko terkena penyakit kronis seperti diabetes dan penyakit jantung. Namun dengan catatan diminum dan dinikmati tanpa gula. 

Baca Juga: 5 Alat Seduh Kopi, Pemula Wajib Punya!

Harga Kopi Arabika di Empo Coffee Roastery

Semua yang istimewa pasti berbanding lurus dengan nilainya yakni, harga. Harga kopi ini jauh lebih bervariatif dan cukup tinggi dibandingkan dengan kopi-kopi dari jenis robusta dan lainnya.

Di zaman sekarang, konsumen kopi mencari kopi untuk bisa menikmati aroma dan rasa yang lebih kaya serta lebih seimbang. Dan orang-orang semakin memahami bahwa pada kopi ini ada keseimbangan antara rasa asam, rasa manis, dan rasa pahit pada kopi ini.

Sehingga, tidak jarang orang-orang tersebut berani mengeluarkan uang lebih banyak untuk mendapatkan aroma dan rasa kopi yang berkualitas. 

Jangan lewatkan kesempatan untuk mencicipi kopi premium Empo Coffee Roastery. Pesan sekarang dan rasakan perbedaannya!

hubungi kami tim empocoffee

Bagikan artikel:

Seputar Kopi Lainnya

Tamper dan tamping erat sekali dalam proses ketika seorang barista atau penyeduh kopi yang ingin

Bagi penyeduh rumahan (home brewer) maupun pelaku langsung di Industri kopi sebagai barista – istilah

House Blend Coffee House Blend Coffee sederhananya adalah campuran dari dua jenis kopi atau origin

Kenapa Grinder Kopi Itu Penting? Grinder kopi atau penggiling kopi adalah alat yang fundamental dalam

Indonesia Salah Satu Penghasil Kopi Robusta Terbesar Kalau bicara jenis kopi Robusta, Indonesia bukan lagi

Kopi filter atau biasa yang dikenal sama anak-anak kopi – manual brew. Salah satu alat